Kamis, 08 Oktober 2009

Komputer Mini Ramah Lingkungan Siap Ramaikan Pasar

DARI    LIPUTAN 6


Liputan6.com, London: Bagi mereka yang menginginkan komputer (desktop) mini yang ramah lingkungan, kini bisa bergembira. Pasalnya, VeryPC, vendor asal Inggris, mengumumkan akan meluncurkan produk komputer ramah lingkungan terbaru yang diberi nama Broadleaf. Produk ini diklaim ramah lingkungan karena terbuat dari alumunium yang mudah didaur ulang. Di samping itu Broadleaf juga tidak menggunakan kabel PVC dan senyawa halogen yang dianggap tidak ramah ramah lingkungan.

Hadir dalam bentuk mini, rencananya komputer ini hadir dalam tiga model yang diperkuat dengan prosessor Intel. Model pertama memiliki spesifikasi 2.6GHz dual-core Pentium E5300 dengan memori sebesar 2 GB. Harga yang ditawarkan sebesar 449 pound.

Model kedua adalah model menengah mempunyai spesifikasi 3GHz Core 2 Duo E8400 dengan memori 3 GB seharga 549 pound. Sedangkan model terakhir diperuntukan untuk kalangan atas dengan spesifikasi quad-core 2.33GHz Q8200S yang dilengkapi dengan memori sebesar 4 GB. Untuk model terakhir ini dibanderol dengan harga 649 pound.

Selain dibuat dari bahan ramah lingkungan, konsumsi energi komputer ini tergolong kecil yakni 31-32 watt. Bahkan model ketiga lebih irit, karena hanya memakan energi sebesar 24 watt.

Ketiga model akan dilengkapi dengan perangan lunak Windows 7 edisi bisnis. Bagi mereka yang berminat, Broadlife mulai dipasarkan pada 22 Oktober mendatang.(AND)

"Earphone" Standar Segera Terwujud


DARI  LIPUTAN 6 SCTV

Liputan6.com, San Francisco: Apakah Anda pernah mengalami ujung earphone yang hendak Anda gunakan tidak cocok dengan telepon seluler milik Anda? Jika pernah, tentu pada saat itu Anda sedikit kesal. Namun kekesalan Anda nanti akan terobati. Itu terjadi jika inisiatif Asosiasi Perusahaan Pembuat Perangkat Nirkabel, CTIA Wireless Association standardisasi sejumlah perangkat yang dapat dilepas dan dipasang seperti alat earphone dan USB terwujud.

CTIA berencana mengajukan inisiatif untuk membuat perangkat lepas-pasang seperti earphone dan sejenisnya dengan ukuran yang standar, yaitu 3,5 milimeter. Inisiatif ini akan coba dilempar ke pasar pada setelah Januari 2012. "Dengan menyederhanakan perangkat tersebut untuk dipasang pada perangkat mobile, akan mampu mengurangi ongkos konsumen," ujar Steve Largent, Presiden CTIA.

Sebelumnya juga telah ada inisiatif serupa dari dari sejumlah perusahaan pembuat perangkat nirkabel untuk membuat charger yang standar. Jika berhasil, tentu konsumen tak perlu membawa banyak charger dan earphone sehingga tidak membuat repot.(YUS)


Ical 296 Suara, Paloh 240 Suara, Tommy dan Yuddy Nihil


DARI   YAHOO!

Perolehan suara akhir dalam pemilihan ketua umum Partai Golkar dimenangkan oleh Aburizal Bakrie atau Ical dengan 296 suara. Di tempat kedua ada Surya Paloh dengan 240 suara. Sedangkan Tommy Soeharto dan Yuddy Chrisnandi tidak memperoleh suara satu pun.

Pantauan detikcom, Kamis (8/10/2009), proses penghitungan ini dilakukan hampir selama 30 menit. Sempat saling berkejar-kejaran dalam penghitungan awal, Ical lalu melejit saat mendekati akhir penghitungan.

Para pendukung Ical sudah bersorak sebelum proses penghitungan selesai. Bahkan suasana podium langsung tidak beraturan karena massa yang membludak untuk memberi ucapan selamat.

Tommy Soeharto sudah kabur dari arena Munas sejak pertengahan masa penghitungan suara. Sementara Yuddy tampak sibuk mencatat setiap suara yang masuk, meski dirinya tak memperoleh suara satu pun.





Rabu, 07 Oktober 2009

Aburizal Bakrie Nilai Kalla Sudah Memihak

DARI YAHOO!
Kampar, Riau (ANTARA) - Kandidat Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, menilai, Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla (JK) sudah kelihatan memihak salah satu pesaingnya dalam perebutan posisi puncak pimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Ia mengatakan itu dalam konperensi pers di sela-sela penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Partai Golkar di Hotel Labersa, kabupaten Kampar, sekitar limabelas menit dari Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau, Selasa siang.

"JK sudah kelihatan memihak. Tetapi saya dengar dan saya tanya, katanya tidak demikian. Jadi, saya anggap itu pendapat pribadi," kata Aburizal Bakrie.

Dia sendiri merasa yakin terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2009-2014, karena saat ini timnya mengklaim telah didukung 386 DPD (II dan I).

Perbincangan hangat tentang posisi JK memang terus menjalar di kalangan 1.600-an peserta resmi Munas, juga lebih 10.000 `penggembira` dari seluruh Indonesia yang datang ke Riau, terutama menyimak isi utama pidato pembukaan Munas, Senin (5/10) malam.

Dalam pidatonya, JK dengan jelas menyatakan, Partai Golkar memang tidak terbiasa jika berada di luar kekuasaan. "Tetapi, tidak biasa juga meminta-minta kekuasaan," tandasnya.

JK juga menyorot kritis kelompok elite Partai Golkar yang tidak mau bersatu padu memenangkan partai itu pada Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden (Pilpres) 2009 ini.

Akbar Kritik JK

Atas pernyataan JK, para pendukung utama Aburizal Bakrie, termasuk Akbar Tanjung (mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar) mengritik keras, dengan menyatakan JK sudah tidak konsisten dengan akan mengarahkan partai itu menjadi oposisi.

Namun, kepada pers, Aburizal Bakrie juga menilai, pernyataan JK itu merupakan pendapat pribadi.

"Bagi saya, Partai Golkar harus mandiri, juga bebas berpikir bagi kadernya, dan mandiri berkarya," ujarnya.

Sedangkan Akbar Tanjung pada kesempatan itu menganggap, pendapat JK dalam pidato pembukaan Munas sebenarnya tidak perlu dilontarkan.

Ia malah menganggap JK tidak konsisten dengan Munas Tahun 2004 di Bali.

Karena, menurutnya, waktu itu pihaknya ingin Partai Golkar berada di luar pemerintahan, tetapi ketika JK terpilih sebagai Ketua Umum DPP, ternyata membawa partai itu mendukung pemerintah.

"Kok sekarang justru JK ingin Partai Golkar di luar pemerintahan? Pendapat itu perspektif pribadi. Bukan perspektif partai. Kalau pemerintah minta kader Partai Golkar di kabinet, mengapa tidak," tandas Akbar Tanjung.

Followers

Blog Stats